February 19, 2014

Galaxy Note 3 Versi Murah

Samsung belum puas bermain di pasaran phablet. Perusahaan elektronik raksasa asal Korea Selatan ini kembali merilis perangkat hybrid smartphone dan tablet terbarunya, yaitu Galaxy Grand 2.Galaxy Grand 2 adalah phablet seri penerus dari Galaxy Grand, salah satu produk populer Samsung yang dirilis kali pertama di penghujung 2012 lalu.Secara desain, Galaxy Grand 2 tampaknya memiliki model yang tidak jauh berbeda dari Galaxy Note 3. Bagian belakang dari perangkat tersebut dilindungi dengan semacam lapisan berbahan kulit.Galaxy Grand 2 sendiri hadir dengan berbagai peningkatan dibandingkan sang kakak. Produk yang satu ini kini hadir dengan bentang layar yang lebih besar. Apabila generasi pertama menggunakan layar 5 inci, Grand 2 dipersenjatai layar 5,25 inci. Resolusinya pun sudah ditingkatkan menjadi HD 720p.

"Jeroannya" pun mengalami peningkatan yang lumayan signifikan. Galaxy Grand 2 dipersenjatai dengan prosesor 1,2 GHz quad-core, RAM 1,5 GB, dan baterai 2.600 mAh.Sementara, generasi pertama dari Galaxy Grand menggunakan prosesor 1,2 GHz dual-core, RAM 1 GB, dan baterai 2.100 mAh.Spesifikasi lainnya, Galaxy Grand 2 memiliki kamera belakang 8 megapiksel, kamera depan 1,9 megapiksel, media penyimpanan internal 8 GB yang dapat ditingkatkan hingga 64 GB dengan kartu MicroSD, dan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean."Evolusi dari seri Galaxy Grand membawa pembaruan yang berarti dari seri pendahulunya, termasuk peningkatan layar HD, peningkatan performa, dan banyak fitur intuitif lainnya," kata Samsung, seperti diktuip dari The Next Web, Senin (25/11/2013). Samsung belum mengumumkan tanggal peluncuran di pasar dan harga dari produk Galaxy Grand 2. Berdasarkan produk generasi sebelumnya, Grand 2 tampaknya tidak akan dibanderol dengan harga yang terlalu tinggi.Sekadar informasi, Galaxy Grand generasi pertama dibanderol dengan harga sekitar Rp 3,5 juta di Indonesia.Galaxy Grand 2 tampaknya ditujukan bagi konsumen yang tidak ingin membeli produk high-end Samsung dengan harga di atas Rp 6 juta, seperti Galaxy S4 dan Note 3.Setelah memperkenalkan ponsel layar lengkung Galaxy Round pada Oktober lalu, Samsung dikabarkan sedang menyiapkan ponsel dengan layar tiga sisi untuk 2014 mendatang.Dua sumber yang dekat dengan rencana ini mengatakan kepada Bloomberg, Jumat (15/11/2013), desain tiga sisi tersebut akan membuat tepi kanan dan kiri layar miring menjorok ke dalam. Sementara bagian tengah layar tetap datar.Menurut sumber tersebut, desain layar tiga sisi ini memungkinkan pengguna membaca pesan dari samping kanan dan kiri layar.Namun, sumber itu tidak mengatakan kapan ponsel dengan layar tiga sisi ini akan diperkenalkan ke pasar. Samsung akan menggunakan layar jenis Youm pada ponsel tersebut. Youm merupakan teknologi panel layar buatan Samsung dengan desain sangat tipis, ringan, memakai teknologi Organic Light Emitting Dioda (OLED) yang hemat daya. Youm telah digunakan pada ponsel Galaxy Round.Layar Youm juga dapat digunakan pada perangkat televisi, komputer, hingga perangkat multimedia di mobil.Sebagai produsen ponsel pintar terbesar di dunia, Samsung bersaing dengan Apple memperkenalkan perangkat inovatif di segmen premium. Salah satu langkah yang dilakukan Samsung adalah merilis ponsel layar melengkung. KelebihanSamsung Ativ S I8750"Kita akan melihat ponsel layar melengkung masuk ke pasar. Tapi itu akan menjadi pertanyaan besar, apakah mereka mendapat traksi yang signifikan dari pengguna," kata analis Van Baker, direktur lembaga riset Gartner.

Posted by: sulaiiman at 11:45 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 509 words, total size 4 kb.

February 18, 2014

5 Sony Xperia Android KitKat

Sony mengonfirmasi akan memberi pembaruan sistem operasi Android 4.3 dan Android 4.4 pada ponsel dan tablet keluarga Xperia. Pembaruan ini tidak ditujukan kepada seluruh tipe ponsel Xperia, melainkan hanya ponsel tipe premium saja.Sony akan memberi pembaruan Android 4.3 atau Jelly Bean kepada 10 tipe Xperia, yaitu Xperia Z, Xperia Z1, Xperia ZL, Xperia ZR, Xperia T, Xperia TX, Xperia V, Xperia SP, Xperia Z Ultra, dan Xperia Tablet Z.Selain itu, Sony juga berjanji memberi pembaruan Android 4.4 atau KitKat kepada 5 perangkat Xperia. Produk yang akan menerima Android KitKat adalah Xperia Z, Xperia Z1, Xperia ZL, Xperia Z Ultra dan Xperia Tablet Z.Namun, perusahaan asal Jepang itu tidak memberi kepastian waktu tentang tanggal ketersediaan Android KitKat untuk kelima Xperia tersebut.

Dalam sebuah keterangan, Sony menyatakan bahwa pembaruan sistem operasi Android itu akan berbeda di setiap negara, tergantung pada kebijakan regional dan perusahaan yang membawa pembaruan tersebut.Android KitKat merupakan sistem operasi terbaru dari Google. Ia pertama kali diluncurkan pada awal November lalu bersamaan dengan peluncuran ponsel pintar LG Google Nexus 5.Google tidak jadi memilih nama "Key Lime Pie" untuk Android versi terbaru. Perusahaan lebih memilih nama "KitKat" untuk sistem operasi Android versi 4.4.Keputusan pemakaian nama merek dagang produk makanan cokelat itu dipandang beberapa pihak sebagai kudeta pemasaran perusahaan Nestle yang dikenal sebagai produsen produk makanan dan minuman.Namun, Google membantah anggapan itu dan menyatakan bahwa tidak ada pihak yang memberi bayaran atas keputusan ini."Ini bukan soal uang, perubahan, kesepakatan," kata Direktur Kemitraan Android di Google, John Lagerling, kepada BBC, Selasa (3/9/2013). Sebaliknya, dia menegaskan, ide ini sepenuhnya dilakukan untuk sesuatu yang menyenangkan dan tak terduga.Simon Myers, seorang pakar dan konsultan pemasaran, memperingatkan bahwa ada potensi saling menjatuhkan dalam kesepakatan yang dilakukan Google dan Nestle. "Jika merek Anda terhubung dengan yang lain, Anda pasti menjadi terkait dengan merek lain, baik maupun buruk," tutur Myers.Jika suatu merek punya masalah reputasi, maka pemilik merek yang lain akan terpengaruh nama baiknya.Sebagai perusahaan pemberi layanan internet dan perangkat lunak, Google tidak lepas dari bermacam kontroversi, mulai dari isu privasi sampai sengketa paten. Android sendiri disebut Pemerintah AS sebagai sistem operasi yang banyak dijangkiti program jahat dibandingkan sistem operasi lain. Sementara Nestle sempat menghadapi kritik pada masa lalu ketika perusahaan mempromosikan susuk bubuk untuk bayi di negara-negara berkembang.Selamat tinggal Key Lime Pie, selamat datang KitKatRumor yang beredar selama ini memang mengindikasikan bahwa Android versi berikutnya akan menggunakan nama dengan huruf depan "K". Nah, nama yang selama ini disebut-sebut adalah Key Lime Pie. Bahkan, para karyawan Google sudah terbiasa menggunakan nama Key Lime Pie untuk menyebut Android terbaru.Akan tetapi, Lagerling berkisah, nama itu tidak jadi digunakan setelah perusahaan menyadari bahwa sangat sedikit orang yang benar-benar tahu rasa Key Lime Pie."Salah satu makanan ringan yang kita simpan di dapur kantor untuk menemani para pemrogram kami bekerja hingga larut malam adalah KitKat. Dan, seseorang berkata, 'Hai, kenapa kita tidak menyebutnya KitKat'."Setelah ide itu terlintas, Lagerling mengaku Google segera menghubungi pihak Nestle. Keesokan harinya, perusahaan asal Swiss itu mengundang tim Google Android dalam konferensi panggilan telepon. Nestle menyatakan kesediaannya dalam waktu 24 jam kemudian."Terus terang, kami memutuskan dalam waktu satu jam untuk mengatakan mari kita lakukan ini," tegas Kepala Pemasaran Nestle, Patrice Bula, kepada BBC.Dia mengakui ada risiko merek dagang KitKat akan tercoreng atau bahkan rusak jika sistem operasi Android versi 4.4 ini didapati ada gangguan atau rentan terhadap program jahat. "Mungkin saya akan dipecat," kata Bula dengan nada bercanda.Bagi Nestle, ini merupakan cara baru dalam berkomunikasi ketimbang harus melakukan pemasaran dengan cara-cara tradisional.Para eksekutif kedua perusahaan ternyata menggelar pertemuan rahasia untuk membicarakan rencana kerja sama ketika acara Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol, pada Februari 2013. Hingga akhirnya, terciptalah maskot Android berwarna coklat dengan logo KitKat di dadanya."Menjaga rahasia adalah penting untuk strategi Google. Benar-benar tidak bocor," tukas Bula.Sekarang, Nestle berencana membagikan lebih dari 50 juta cokelat dengan bentuk maskot Android KitKat ke toko-toko di 19 negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Brasil, India, Jepang, dan Rusia. Patung maskot Android KitKat saat ini terpampang di kantor pusat Google di Mountain View, California, AS. Banyak karyawan Google yang terkejut dengan patung tersebut dan baru mengetahui bahwa kode nama Android 4.4 adalah KitKat."Saya pikir ini menjadi kejutan besar bagi banyak orang, termasuk Googler (karyawan Google)," tutup Kagerling.Asal-muasal AndroidSistem operasi mobile Android pertama kali diciptakan oleh perusahaan Android Inc, yang berkantor di Palo Alto, California. Mereka membangun Android dengan inti program (kernel) Linux.Google kemudian membeli semua saham Android Inc pada Agustus 2005. Para pendiri Android pun akhirnya bekerja untuk Google, seperti Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White.Google mulai serius mengembangkan Android untuk masuk ke pasar perangkat mobile global dengan merilis Android versi 1.1 pada Maret 2009. Android boleh diadopsi oleh para produsen perangkat mobile. Bahkan, kini ia diadopsi oleh perangkat kamera dan televisi.Google pun merilis kode sumber (source code) Android untuk pengembang aplikasi dan menyediakan toko aplikasi online Google Play Store (dahulu bernama Android Market). KelebihanSony XperiaIon LTE LT28iDua bulan kemudian, Google merilis Android versi 1.5 dengan kode nama "Cupcake". Dari sinilah dimulai kode nama Android berdasarkan nama kue atau makanan penutup dan sesuai urutan abjad yang dimulai dari huruf C.

Posted by: sulaiiman at 09:56 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 864 words, total size 7 kb.

Nokia Lumia 520 di Jakarta

Teknologi Gadget - Nokia resmi meluncurkan smartphone berbasis Windows Phone 8 dengan harga terjangkau, Lumia 520, di Indonesia, Jumat (3/5/2013). Perangkat yang satu ini dibanderol dengan harga Rp 1.975.000 di Indonesia.Sebelum benar-benar hadir di pasar, KompasTekno telah diberi kesempatan terlebih dahulu menjajal perangkat berbasis Windows Phone 8 ini.Nokia menggunakan casing berbahan plastik untuk seri Lumia 520 ini. Walaupun begitu, perangkat ini terasa kokoh pada saat dipegang.

Apabila dibandingkan dengan Lumia 920, Nokia Lumia 520 hadir dengan ukuran yang jauh lebih mini. Sang kakak tertua hadir dengan layar berukuran 4,5 inci dengan resolusi 768 x 1280 piksel. Ukurannya pun cukup besar, yaitu 130.3 x 70,8 x 10,7 mm dengan bobot 185 gram. Perangkat seri yang satu ini sebenarnya kurang nyaman untuk digenggam oleh satu tangan.Lumia 520 hadir dengan layar yang sedikit lebih kecil, yaitu 4 inci. Diperkecilnya layar tersebut membuat resolusi yang didukungnya pun berkurang menjadi 800 x 480 piksel. Penggunaan layar sebesar itu pun berpengaruh terhadap dimensinya, 119,9 x 64 x 9,9 mm dengan bobot 124 gram. Ukuran dan bobot semacam ini terasa sangat nyaman di genggaman tangan orang dewasa.Ada tiga tombol di samping kanan perangkat ini, volume up dan down, tombol sleep, dan tombol kamera.Layar yang digunakan oleh Nokia di perangkat Lumia 520 berjenis IPS LCD. Sayangnya, layar jenis ini tidak mampu menghadirkan tingkat kecerahan yang baik. Gambar juga tidak terlihat terlalu tajam di layar tersebut.Dengan layarnya yang tidak terlalu besar, maka keyboard virtual yang mampu ditampilkan pun tidak bisa terlalu besar. Meski begitu, keyboard tersebut masih cukup nyaman untuk digunakan. Dari segi spesifikasi, perangkat ini dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon MSM8227 dual-core berkecepatan 1GHz yang dikombinasikan dengan RAM 512MB.Spesifikasi tersebut memang tidak terlalu tinggi, jika dibandingkan dengan smartphone yang diluncurkan belakangan ini. Namun, spesifikasi tersebut sudah dianggap cukup untuk menjalankan kegiatan sehari-hari, seperti browsing dan memainkan game-game yang tidak terlalu berat.Tidak ada masalah sama sekali pada saat KompasTekno mencoba perangkat ini untuk memainkan game Angry Birds. Tidak terlihat adanya lag.Kegiatan navigasi dalam sistem operasi Windows Phone 8 pun terasa mulus, tanpa adanya lag.Nokia Lumia 520 dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel yang mampu merekam video 720p. Hasil jepretan kamera perangkat ini sebenarnya terlihat tidak terlalu tajam. Warna dari beberapa foto pun terlihat cenderung pucat.Media penyimpanan smartphone ini hanya tersedia dalam kapasitas 8GB saja. Namun, konsumen dapat menambah kapasitas tersebut dengan menggunakan kartu microSD hingga 64GB.Secara garis besar, Lumia 520 cocok bagi para pengguna awal smartphone (first time user) yang baru beralih dari feature phone dan kaum muda.Lumia 520 merupakan perangkat dengan Windows Phone 8 dengan harga yang paling terjangkau saat ini. Nokia membanderol perangkat tersebut dengan harga Rp 1.975.000.Sebagai perbandingan, Lumia 920, smartphone Windows Phone 8 paling premium Nokia, dijual di angka Rp 6.499.000. Sedangkan dua seri di bawahnya Lumia 820 dan Lumia 620, masing-masing dijual di harga Rp 4.999.000 dan Rp 2.679.000. "Walaupun hadir dengan harga termurah, Nokia Lumia 520 tetap hadir dengan fitur yang sama dengan seri Nokia Lumia lainnya," kata William Hamilton-Whyte, bos baru Nokia Indonesia, dalam acara peluncuran Lumia 520 di Jakarta, Jumat (3/5/2013).Untuk peluncurannya ini, Nokia bekerja sama dengan Telkomsel. Operator tersebut pun sudah menyiapkan sebuah promo menarik untuk pemesanan perdana (pre-order) Lumia 520.Pemesanan yang dilakukan dari tanggal 3 hingga 10 Mei 2013 akan mendapatkan potongan khusus sebesar Rp 500.000. Dengan kata lain, konsumen bisa membeli perangkat tersebut dengan harga Rp 1.499.000 saja. Harga tersebut sudah termasuk paket data, airtime, dan paket SMS gratis selama tiga bulan.Nokia Lumia 520 hadir dengan bentang layar 4 inci yang mampu mendukung resolusi 800 x 480 piksel. Jenis layar yang digunakan adalah IPS LCD. KelebihanNokia Lumia820Dari segi spesifikasi, Lumia 520 dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon dual-core dengan kecepatan 1GHz, RAM 512MB, dan kamera 5 megapiksel yang mampu merekam video dengan kualitas 720p.

Posted by: sulaiiman at 09:54 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 630 words, total size 5 kb.

Mengintip Review Sony Xperia Z

Sony mempertaruhkan nama besarnya dalam medan perang industri ponsel Android melalui produk Xperia Z. Setidaknya sampai akhir 2013, Xperia Z akan menjadi produk andalan Sony untuk bersaing langsung dengan Samsung Galaxy S4 dan HTC One.Ponsel ini sekaligus menjawab pertanyaan pasar atas kehadiran ponsel Sony dengan prosesor quad-core.Jika Anda berpikir Xperia masuk dalam jajaran ponsel pintar Android terbaik tahun ini, pastikan Anda menyimak ulasan ini hingga selesai. Anda akan menemukan kelebihan dan kekurangannya.DesainIngin ponsel dengan layar besar? Xperia Z mungkin bisa masuk dalam daftar pilihan. Layar seluas 5 inci beresolusi 1.920 x 1.080 piksel nyaman untuk menonton video, berselancar internet hingga main game.

Mengingat ukurannya yang besar, memegang dengan dua tangan dan bernavigasi dengan dua ibu jari adalah cara tepat mengeksplorasi Xperia Z.Desain Xperia Z adalah perubahan besar dalam siklus desain Sony. Sepanjang 2012, Sony terjebak dalam desain ponsel yang stagnan. Tak heran jika Anda menemukan beberapa desain Xperia model lama yang tampak serupa.Panel belakang Xperia Z terbuat dari material kaca antipecah dan anti gores yang membuatnya tampak elegan. Material kaca juga menyelimuti bagian samping, sisi bawah dan atas. Tetapi, material kaca ini mudah meninggalkan bekas jari, apalagi ketika jari dalam keadaan berkeringat.Hanya ada dua tombol fisik di Xperia Z. Pertama, tombol daya yang tampil mencolok dengan warna perak. Ini adalah gaya baru dalam industri ponsel global. Kedua, tombol untuk mengatur volume. Kedua tombol ini berada di samping kanan.Xperia Z didesain tahan air dan tahan debu. Ia menyandang sertifikat IP 55 dan IP 75, sebuah standar ketahanan internasional. Anda bisa mengajak ponsel ini menyelam di kedalaman 1 meter selama 30 menit. Sebuah nilai tambah yang mungkin tidak ditemukan di ponsel premium merek lain.Untuk menghalangi air dan debu masuk, perusahaan Jepang ini menutup rapat semua port dan slot yang ada di Xperia Z. Konektor audio di sisi atas, slot MicroSD dan MicroUSB di samping kiri, serta slot SIM card di samping kanan, semuanya ditutup rapat agar terlindung dari air dan debu.Layar dan tampilanJenis layar Xperia Z adalah TFT yang didukung oleh Mobile Bravia Engine 2, sebuah teknologi yang biasa digunakan Sony pada televisi layar datar seri Bravia. Layarnya menampilkan kecerahan yang sangat baik. Ketika kecerahan diatur pada tingkat tertinggi, warna yang ditampilkan layar tidak membuat mata sakit.Tak seperti layar jenis Super AMOLED atau Super LCD yang terkenal dengan kontras dan saturasi agak tinggi, kecerahan yang ditampilkan layar jenis TFT cenderung lembut. Berdasarkan pengalaman, layar Xperia Z memberi pengalaman kurang baik ketika dipandang dari sudut berbeda. Warna dan kecerahan terlihat bagus ketika mata Anda memandang lurus sejajar dengan layar. Nah, jika mata Anda bergeser sedikit ke atas-bawah atau samping kiri-kanan, kualitas warna dan kecerahan akan menurun.Sony memodifikasi tampilan antarmuka Android dengan tampilan yang disebut Timescape. Dari pengamatan KompasTekno, Sony tidak sungguh-sungguh memperbarui tampilan Timescape agar lebih inovatif.Tampilan kulit Android pada ponsel Sony membosankan, serta tak ada fitur yang membuat pengguna mengatakan "Wow". Begitu Anda mengklik menu, aplikasi dan fitur berada dalam kotak dengan latar belakang transparan. Kotak ini justru membuat kaku dan meredupkan kecantikan tampilan antarmuka.PerformaPerforma Xperia Z terasa gegas dan tak ada lag, karena ditopang oleh prosesor quad-core Qualcomm MDM9215M / APQ8064 1,5GHz Krait dan RAM 2GB. Dua komponen inilah yang berperan besar menjamin kelancaran navigasi. Demikian juga ketika eksekusi aplikasi dilakukan. Untuk sekadar membuka tutup atau berpindah aplikasi sangatlah cepat.KompasTekno menguji performa Xperia Z dengan aplikasi penguji kinerja Antutu. Hasilnya, Xperia Z mencetak skor 19929 di Antutu.Dalam catatan bar chart Antutu, performa Xperia Z berada di bawah Samsung Galaxy S4. Namun, ia berhasil mengungguli LG Nexus 4, Samsung Galaxy Note II, Galaxy S III dan HTC One X+.Seperti ponsel Android kelas premium pada umumnya, Xperia Z mampu diajak memainkan game kelas berat. Anda tinggal pilih game berat macam apa yang ingin dimainkan. Dengan unit pemroses grafis Adreno 320, Xperia Z bisa melayani dengan mulus. Hal serupa juga diberikan ketika Xperia Z dipakai untuk menonton video dengan definisi tinggi. Nikmati musik dengan "headphone"Komponen pengeras suara berada di sudut kanan bawah, dekat dengan lekukan. Cukup disayangkan, loud speaker ponsel ini kurang menghasilkan suara yang memuaskan. Bahkan bisa disebut mengecewakan untuk sebuah ponsel seharga Rp 7,5 juta.KompasTekno sudah memutar segala jenis musik, mulai dari klasik hingga RnB, dari The Beatles hingga Coldplay yang khas dengan karakter suara membahana. Hasilnya sama, loud speaker Xperia Z terasa payah.Jangan dulu patah semangat. Anda bakal mendapatkan pengalaman berbeda jika mendengarkan musik dengan headphone atau earphone. Sebagai salah satu perusahaan yang fokus pada sektor audio, Sony menyematkan perangkat lunak Walkman di Xperia Z. Anda juga harus mengaktifkan ClearAudio+ untuk mendapatkan suara yang maksimal.Hasil luar biasa! Xperia Z mampu menyajikan suara yang detail, seimbang dan dentuman bass yang pas, jika mendengarkan musik dengan headphone.KameraSony menyematkan teknologi terkini pada sektor kamera Xperia Z. Ia menggunakan sensor Sony Exmor RS dengan jumlah 13,1MP dan disertai lampu kilat LED. Sedangkan kamera depannya memakai sensor Exmor R 2,2MP.Kamera ini mendukung pengambilan gambar beresolusi tinggi serta video 1080p@30fps. Ia mampu menangkap momen dengan cepat dan menghasilkan gambar secara natural.Aplikasi kamera Xperia Z menyediakan fasilitas pengaturan resolusi, lampu kilat, smile shutter, focus touch, white balance, pengaturan ISO, sampai image stabiliser. Selain itu, Anda juga bisa memilih pengambilan video dengan modus panorama sampai burst (fitur yang digunakan untuk memotret sejumlah foto secara cepat tanpa henti, hanya dengan menahan jari di tombol rana).Dalam praktiknya, semua kamera ponsel pasti punya masalah dengan noise yang mengganggu detail foto, terlebih jika memotret di malam hari dan menggunakan bantuan lampu kilat. Xperia Z juga mengalami hal demikian.Daya tahan bateraiDaya tahan baterai sangat berpengaruh pada aktivitas Anda dalam berkomunikasi. Misalnya, Anda adalah orang yang aktif membuka aplikasi jejaring sosial atau berbalas e-mail, mungkin baterai lebih cepat habis karena jaringan data yang terus berjalan.Dari pengalaman KompasTekno memakai Xperia Z untuk berbalas e-mail hingga mengakses jejaring sosial, ponsel dengan kapasitas baterai 2.330mAh ini bertahan antara 10 sampai 11 jam.Sony menyediakan menu Stamina Mode dalam pengaturan Power Management. Ketika layar dalam posisi mati, ia akan menghentikan konsumsi data dari aplikasi yang berjalan di latar belakang. Pada saat itu, koneksi 3G dan WiFi juga akan dihentikan. KelebihanSony XperiaGo ST27iMungkin Anda akan bertanya, lalu bagaimana dengan email yang masuk? Tak perlu khawatir, karena email dan aplikasi penting lain, seperti WhatsApp, Facebook, Path, dan Twitter, bisa terus aktif. Caranya, Anda cukup mengklik menu Stamina Mode, lalu klik Add Applications untuk memilih aplikasi yang aktif ketika ponsel dalam posisi stand-by.KesimpulanSony Xperia Z bisa disebut sebagai salah satu ponsel pintar Android terbaik di tahun 2013. Ponsel ini unggul dari sisi performa, kamera, layar 5 inci yang nyaman di mata, sampai desain elegan yang memakai material kaca antipecah dan anti gores. Tak lupa, Xperia Z didesain agar tahan terhadap air dan debu.Tetapi selalu ada dua sisi dari sekeping mata uang. Ia memiliki kekurangan dari sisi tampilan antarmuka yang cenderung membosankan, fitur aplikasi yang biasa saja, serta kualitas loud speaker yang kurang memuaskan.Anda sebaiknya menggunakan headphone atau earphone jika ingin mendengarkan musik. Perangkat lunak Walkman yang ada di Xperia Z menyajikan suara yang detail, seimbang, dan dentuman bas yang pas.Spesifikasi lengkap Sony Xperia Z- Prosesor Qualcomm Snapdragon MDM9215M/APQ8064 Quad-core 1,5GHz Krait- RAM 2GB- Unit pemroses grafis Adreno 320- Memori internal 16GB- Sistem operasi Android 4.1.2 (Jelly Bean)- Layar 5 inci jenis TFT dan didukung Mobile Bravia Engine 2- Resolusi layar 1.920 x 1.080 piksel- Ketajaman layar 441 piksel per inci (ppi)- Kamera 13MP dengan LED flash- Kamera depan 2,2MP- Baterai 2.330mAh- Konektivitas GPRS, EDGE, HSPA, 3G, 4G LTE, Bluetooth, WiFi, NFC, DLNA, WiFi Hotspot, MicroUSB, MicroSIM, konektor audio 3,5mm- Bobot 146 gram- Dimensi 139 x 71 x 7,9mm- Pilihan warna hitam, putih, ungu- Harga Rp 7.499.000

Posted by: sulaiiman at 09:44 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 1264 words, total size 10 kb.

Xperia Z Ultra, Layar Jumbo Performa Jago

Pertama kali melihat Sony Xperia Z Ultra, dimensi fisiknya yang terbilang luar biasa besar akan segera menyita perhatian. Dengan bentang layar mencapai 6,4 inci, perangkat ini bisa salah dikira sebagai tablet.Pembuatnya sendiri, Sony, menyebut Xperia Z Utra sebagai smartphone, meski mungkin lebih tepat disebut sebagai "phablet", mengacu pada sebuah kategori perangkat yang lebih besar dari smartphone tetapi masih lebih kecil dari tablet. Jadilah ia salah satu ponsel pintar terbongsor yang beredar saat ini.Di balik bodi yang lebar itu, Xperia Z Ultra masih menyimpan sejumlah fitur andalan. Apa saja? Simak ulasan Kompas Tekno berikut ini.Xperia Z Ultra datang dengan kemasan berwarna putih khas Sony, hanya ukurannya lebih besar dibandingkan kotak serupa milik perangkat lain untuk menampung ponsel pintar berukuran jumbo di dalamnya.

Di samping unit ponsel, Sony turut membundel sejumlah kelengkapan wajib untuk smartphone masa kini seperti charger beserta kabel data micro-USB, beberapa dokumen tertulis, dan earphone model in-ear.Sedikit berbeda dari ponsel pintar lainnya, Sony juga membundel sebuah leather case untuk Xperia Z Ultra yang akan melindungi perangkat ini sekaligus bisa digunakan sebagai stand. Di sisi belakang cover terdapat lubang untuk kamera.Xperia Z Ultra sendiri akan langsung menyambut begitu kotak dibuka. Perangkat ini lebarnya hampir sama dengan kemasan pembungkusnya.DesainUkuran luar biasa dari Xperia Z Ultra semakin terasa saat ia disandingkan dengan Xperia Z, tanpa embel-embel "ultra". Meski sebenarnya termasuk besar dengan bentang layar 5 inci, flagship terdahulu dari Sony itu tampak mungil di samping Xperia Z Ultra.Untunglah, meski berukuran besar, Xperia Z Ultra ternyata masih terbilang enteng. Berat perangkat ini yang mencapai kisaran 200 gram terasa ringan dibanding bodinya yang bongsor. Bobot Xperia Z Ultra hanya berselisih sekitar 60 gram dibanding Xperia Z.Xperia Z Ultra pun tampak sangat ramping dengan ketebalan hanya 6,5 mm. Ia lebih tipis dibandingkan Xperia Z (7,9 mm), dan bahkan termasuk salah satu ponsel tertipis di dunia yang hanya berselisih sedikit dari Huawei Ascend (6,2 mm).Di luar ukurannya itu, tampang Xperia Z Ultra sendiri tak jauh berbeda dibanding smartphone Xperia seri atas lainnya dari Sony, dengan desain kotak yang terlihat sedikit kaku. Sisi depan dan belakang perangkat ini berwarna hitam dan dilapis kaca mengilap. Sony juga menyediakan varian lain dengan bagian belakang berwarna putih dan ungu. Kombinasi fisik tipis, ukuran besar, dan lapisan kaca licin membuat Xperia Z Ultra agak sulit digenggam.Bagian muka Xperia Z Ultra tampak simple, dengan tiga buah softbutton "home", "return" dan satu lagi yang akan menampilkan jendela multitasking. Logo Sony terletak di sisi atas bagian depan dan belakang, di bawah unit kamera yang hadir tanpa lampu flash.Sisi samping perangkat ini pun relatif "bersih" karena hampir semua konektor disembunyikan di balik penutup khusus yang kedap debu dan air. Xperia X Ultra memang mengusung kapabilitas anti-air, yang menjadi salah satu kelebihannya dibanding produk sejenis.Bagian kanan Xperia Z Ultra membuat tombol power, pengatur volume, konektor jack audio 3,5 mm, serta slot micro-SIM card dan micro-SD. Sebuah nampan mungil digunakan sebagai tempat micro-SIM yang akan disisipkan ke dalam ponsel.Meski juga dipakai oleh sejumlah ponsel lain yang juga mengusung desain unibody, cara ini terasa agak merepotkan, terlebih karena slot SIM card terletak di balik penutup anti-air. Untunglah, nampan micro-SIM milik Xperia Z Ultra bisa diakses dengan mudah tanpa memakai alat khusus, cukup diraih dengan kuku jari saja. Port micro-USB terletak di sisi kiri dan juga tersembunyi di balik penutup khusus. Pengguna harus membuka penutup ini setiap kali akan menghubungkan kabel USB ke ponsel.LayarTak bisa dipungkiri, daya tarik utama ponsel ini terletak pada layarnya. Resolusi yang diusung memang sama dengan smartphone kelas atas lain dari Sony (1920x1080), tapi produsen itu agaknya sedikit melakukan scaling user interface untuk mengoptimalkan display lega milik Xperia Z Ultra.Pada gambar di bawah, misalnya Xperia Z tampak mungil dibandingkan Xperia Z Ultra. Secara default, Xperia Z Ultra juga mampu menampung jumlah icon aplikasi yang lebih banyak di deretan shortcut yang terletak di atas tombol "home", meski dengan ukuran icon yang lebih kecil.Dengan menerapkan scaling tersebut, Sony Xperia Z Ultra mampu menampilkan lebih banyak konten di layar dibandingkan smartphone lain yang memiliki resolusi sebanding. Ini sangat terasa ketika pengguna melakukan hal-hal, seperti berselancar di web. Tampilan Sony Xperia Z Ultra terlihat lebih lega dibanding smartphone lain.Akan tetapi, karena scaling user interface ini, Xperia Z Ultra menampilkan teks berukuran relatif kecil. Bandingkan tulisan keterangan tanggal pada gambar perbandingan dua smartphone di atas. Aplikasi-aplikasi pihak ketiga pun bisa bermasalah dengan hal tersebut.Aplikasi terkenal semacam Twitter dan Google Maps bisa beradaptasi dengan baik, namun tampilan beberapa judul lainnya, seperti benchmark dalam screenshot di bagian "Performa" dari artikel ini, menampilkan font dalam ukuran yang relatif kecil dibanding ukuran layar sehingga agak sulit dibaca. Situ web versi mobile dari sejumlah situs -termasuk Kompas Tekno- pun bisa terlhat seperti "melar" karena efek scaling tadi. KelebihanSony XperiaAcro S LT26WKetika dipakai bermain game atau menonton video, Layar Xperia Z Ultra mampu memukau penggunanya. Selain karena ukurannya, teknologi Triluminos yang diterapkan Sony pada ponsel ini benar-benar mampu menghasilkan tampilan berkualitas tinggi, dipandang dari sudut manapun.

Posted by: sulaiiman at 09:41 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 836 words, total size 6 kb.

Nokia Lumia 625 Dibanderol Rp 3 Jut

Nokia dikabarkan akan segera merilis ponsel seri Lumia baru dalam waktu dekat ini. Perangkat yang disebut-sebut dinamai Lumia 625 ini akan memiliki layar terbesar dari seri Lumia lainnya.Informasi terkait Lumia 625 untuk pertama kalinya muncul di situs web regulator telekomunikasi radio China. Dalam situs tersebut, pihak regulator menyatakan bahwa perangkat ini telah lulus uji sertifikasi negara tersebut.Dikutip dari situs web teknologi The Verge, Kamis (18/7/2013), produk ini akan memiliki bentang layar 4,7 inci. Layar tersebut tidak memiliki resolusi setinggi saudara-saudaranya. Ia hanya mendukung resolusi 800 x 480 WVGA. Namun, ia telah dilengkapi dengan teknologi layar sentuh super sensitif, yang mengizinkan penggunanya untuk bernavigasi di layar meskipun sedang menggunakan sarung tangan.

Selain itu, Lumia 625 juga sudah mendukung teknologi jaringan data LTE.Hadir dengan layar terbesar dan dukungan LTE, Lumia 625 ternyata masuk ke jajaran low-end. Artinya, produk ini tidak akan dibanderol dengan harga yang terlalu tinggi. Menurut kabar yang beredar, perangkat berbasis Windows Phone 8 tersebut akan dibanderol di kisaran harga 325 dollar AS atau Rp 3,2 juta.Dari segi spesifikasi hardware, Lumia 625 akan dipersenjatai Snapdragon S4 1,2 GHz dual-core dari Qualcomm, RAM 51 MB, dan kamera belakang 5 megapiksel.Jika rumor ini benar, maka secara total, Nokia sudah dan akan meluncurkan 2 Lumia terjangkau. Sebelumnya, perusahaan Finlandia ini sudah merilis Lumia 520 ke pasaran. Perangkat yang dijual seharga Rp 1,8 juta ini dikabarkan laku keras di pasaran.Nokia resmi memperkenalkan Lumia 1020, smartphone berbasis Windows Phone 8 teranyar dari produsen asal Finlandia tersebut. Berdasarkan informasi dari keterangan pers yang diterima KompasTekno, fitur utama pada ponsel pintar kelas premium ini adalah unit kamera PureView 41 megapixel (7712x5360) dengan lensa Zeiss f/2.2 yang diklaim mampu menghasilkan "foto tertajam di antara kamera digital manapun".Kamera dengan shutter mekanik ini mirip dengan milik Nokia 808 PureView yang dirilis pertengahan tahun lalu. Bedanya, 808 PureView menggunakan OS Symbian yang kini sudah ditinggalkan oleh Nokia.Melengkapi kamera 41 megapixel tersebut, Nokia turut membekali Lumia 1020 dengan flash Xenon dan aplikasi "Pro Camera" yang menyediakan berbagai macam opsi pengaturan tingkat lanjut, seperti white balance, ISO, shutter speed, dan lain-lain.Kemampuan lainnya yang juga unik adalah "dual capture", yaitu perekaman dua foto sekaligus. Satu foto akan disimpan dengan resolusi 38 megapixel sementara resolusi foto kedua dipatok pada angka 5 megapixel agar mudah untuk dibagikan lewat jejaring sosial.Spesifikasi hardware Lumia 1020 sendiri mencakup layar AMOLED 4,5 inci dengan resolusi 1280x768, prosesor dual-core 1,5 GHz, RAM 2GB, baterai 2.000 mAh, dan memori internal 32GB.Ada pula aksesoris "Nokia Camera Grip" yang biasanya hanya dimiliki oleh kamera sungguhan. Pegangan tangan ini juga dilengkapi lubang sekrup untuk mamasang tripod. Lumia 1020 akan mulai dipasarkan di Amerika Serikat secara eksklusif lewat operator seluler AT&T dengan harga 299 dollar AS dengan kontrak dua tahun. WIlayah Eropa dan Amerika Latin akan turut disinggahi kuartal ini.Dua ponsel berdesain "candy-bar" ini diklaim Nokia sebagai ponsel 3G dengan harga yang paling terjangkau alias termurah saat ini.Keduanya dibekali peramban Nokia Xpress Browser yang irit bandwith dan aplikasi media sosial, seperti WhatsApp, Facebook, dan Twitter, yang langsung tersedia di ponsel.Nokia 207 dan Nokia 208 disebut akan tersedia di pasaran mulai kuartal ini dan dijual dengan harga 68 dollar AS (sekitar Rp 700.000). Khusus untuk Nokia 208 akan tersedia dua model, single SIM dan dual SIM, berita teknologi.Meski murah dan tak dibekali fitur layar sentuh, kedua ponsel dapat dipakai menjelajah internet dengan kencang. Semua berkat dukungan terhadap jaringan 3,5G HSPA. Pengguna Nokia 207 dan 208 juga dapat menjadikan ponsel sebagai modem melalui kabel USB."Nokia 207 dan Nokia 208 dirancang untuk orang-orang yang menyukai ponsel klasik dan keypad tradisional tetapi tidak ingin kehilangan pengalaman smartphone, terhubung ke media sosial, dan mengakses internet," tulis Timo Toikkanen, wakil presiden eksekutif ponsel Nokia, dalam sebuah pernyataan.Desain dan spesifikasi hardware keduanya tak terpaut jauh. Perbedaan mencolok hanya dari sisi kamera. Nokia 208 dibekali kamera 1,3 megapixel. Sedang, Nokia 207 tidak punya kamera sama sekali. KelebihanNokia lumia520Sama-sama menggunakan layar 2,4 inci dan baterai 1020mAH, keduanya bisa bertahan hingga 12 jam. Dua ponsel ini juga dibekali Bluetooth, micro USB, dan memorinya bisa diperluas dengan SD card hingga 32GB.

Posted by: sulaiiman at 09:20 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 684 words, total size 5 kb.

Ponsel WhatsApp "Nokia"

Harga HP - Nokia masih cukup rajin dalam memasarkan produk dengan harga terjangkau. Perusahaan asal Finlandia tersebut baru saja memperkenalkan ponsel Asha 210 yang bisa dipakai untuk dua kartu SIM dan menggunakan keyboard QWERTY, Rabu (24/4/2013).Nokia tampaknya menargetkan penjualan Asha 210 ini bagi konsumen yang gemar chatting. Dengan hadirnya keyboard QWERTY, konsumen tentunya akan lebih mudah untuk mengetik teks.Selain itu, Nokia juga menghadirkan tombol khusus untuk aplikasi chatting WhatsApp di Asha 210 ini. Dengan menekan tombol ini, pengguna bisa langsung masuk ke aplikasi tersebut.

Aplikasi WhatsApp yang ada di Nokia Asha 210 pun tersedia secara gratis. Sekadar informasi, konsumen harus membeli aplikasi WhatsApp di platform Android dan iOS.Dikutip dari Phone Arena, Rabu (24/4/2013), Nokia Asha 210 akan hadir dengan layar berukuran 2,4 inci yang mendukung resolusi 240 x 320 piksel. Perangkat ini dilengkapi dengan kamera belakang dengan sensor gambar sebesar 2 megapiksel.Selain itu, Asha 210 dipersenjatai dengan media penyimpanan internal berkapasitas 64MB yang bisa ditingkatkan hingga 32GB dengan menggunakan kartu microSD.Asha 210 juga sudah hadir dengan baterai sebesar 1200mAh yang diklaim mampu membuat Asha 210 versi single-SIM hidup selama 46 hari dalam mode stand-by dan 24 hari untuk versi dual-SIM.Nokia Asha 210 akan hadir dalam casing warna warni, mirip dengan seri Lumia. Tersedia pilihan warna kuning, cyan, magenta, dan putih. Nokia Asha 210 versi single-SIM akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu 72 dollar AS atau sekitar Rp 700.000.Sejak awal, Nokia memang berharap perangkat smartphone berbasis Windows Phone, Lumia, dapat menyelamatkan perusahaan asal Finlandia tersebut dari keterpurukan. Sayangnya, seri Lumia memang masih belum dapat berbicara banyak di pentas persaingan smartphone dunia.Untungnya, hal tersebut sudah mulai berubah. Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2013, terlihat penjualan produk seri Lumia mulai melonjak. Pada kuartal pertama 2013, Nokia berhasil menjual 5,6 juta perangkat smartphone Lumia ke seluruh dunia. Menurut pengakuan Nokia, sekitar dua pertiga dari perangkat Lumia yang terjual berbasiskan Windows Phone 8. Artinya, Lumia 920 dan Lumia 820 merupakan dua perangkat terlaris Nokia pada kuartal tersebut.Jumlah penjualan perangkat Lumia di kuartal ini meningkat 27 persen dari kuartal IV tahun fiskal 2012. Di kuartal tersebut, Nokia hanya berhasil menjual 4,4 juta perangkat Lumia.Untuk ke depannya, Nokia optimistis menjual perangkat Lumia lebih banyak lagi."Di kuartal kedua 2013, didukung dengan kehadiran produk Lumia yang lebih luas, Nokia mengharapkan penjualan Lumia akan meningkat 27 persen dibandingkan dengan kuartal pertama 2013," kata Nokia, seperti dikutip dari Beta News, Sabtu (20/4/2013).Sayangnya, prestasi yang didapatkan oleh Lumia di kuartal tersebut tidak terlalu menolong keuangan Nokia. Di kuartal ini, walau mereka berhasil mendapatkan pendapatan sebesar 7,6 miliar dollar AS, Nokia tetap merugi sebesar 196 juta dollar AS. Kerugian tersebut dapat terjadi karena total penjualan perangkat Nokia (Lumia, perangkat Symbian, dan Asha) di kuartal pertama 2013 ini menurun banyak jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pada kuartal tersebut, Nokia hanya berhasil menjual 55,8 juta perangkat atau turun 30 persen dari kuartal IV 2012.Seiring dengan rencana Microsoft memperbarui sistem operasi Windows Phone 8 yang bakal mendukung resolusi layar 1080p pada akhir tahun ini, Nokia juga menyiapkan ponsel pintar Lumia dengan layar berukuran besar.Produsen asal Finlandia itu ingin jadi yang pertama mengadopsi Windows Phone 8 terbaru.Menurut laporan Financial Times yang dikutip The Verge, Kamis (18/4/2013), Nokia sedang mengerjakan ponsel yang ukuran layarnya serupa dengan model Galaxy Note dari Samsung. Sebagai informasi, Galaxy Note terbaru, yaitu Note II, menggunakan layar berukuran 5,5 inci.Perangkat ini akan masuk dalam keluarga Lumia yang selama ini dipakai untuk jajaran ponsel pintar Nokia berbasis Windows Phone.Nokia juga akan membawa teknologi kamera PureView untuk ponsel berukuran besar itu. Meski demikian, Nokia akan mendesain ponsel terbarunya agar lebih ringan dan tipis. KelebihanNokia808 PureViewPermintaan atas ponsel dengan layar besar semakin meningkat. Tak heran jika beberapa produsen Android tergiur untuk membuat ponsel berukuran 5 inci. Samsung, Sony, dan HTC memiliki ponsel premium yang semuanya berukuran 5 inci.

Posted by: sulaiiman at 09:08 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 641 words, total size 5 kb.

Xperia "Sirius" dan "Canopus"

Sony dikabarkan akan merilis dua perangkat Android kelas atas pada 2014 ini. Perangkat pertama dikatakan sudah akan diperkenalkan beberapa hari lagi di ajang Consumer Electronic Show di Las Vegas, AS, dan produk kedua akan hadir pada bulan Mei mendatang.Masih belum jelas, nama seri yang akan digunakan untuk kedua produk tersebut. Satu hal yang sudah diketahui adalah nama kode dari tiap-tiap produk. Produk pertama dinamakan Sirius. Sementara itu, produk kedua bernama Canopus.Seperti dikutip dari Android Community, Jumat (3/1/2014), Sirius memiliki bentang layar 5,2 inci dan akan dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 800 dari Qualcomm. Produk ini disinyalir sebagai ponsel flagship terbaru Sony, penerus Xperia Z1.

Canopus dikabarkan memiliki bentang layar yang lebih kecil, yaitu sebesar 5 inci. Meskipun begitu, ia menggunakan prosesor yang lebih anyar ketimbang Sirius, yaitu Snapdragon 805.Tak ada yang istimewa dari bocoran spesifikasi dari Canopus ini. Namun, produk tersebut dikatakan hanya mendukung jaringan WiFi, tanpa ada dukungan jaringan seluler.Produk tersebut bisa saja sama seperti tablet iPad versi WiFi. Namun, bentang layar Canopus yang hanya 5 inci tidak mungkin membuatnya dikategorikan sebagai produk tablet. Android Community menduga, Canopus adalah perangkat pemutar file multimedia, mirip dengan fungsi iPod.Hingga saat ini, Sony masih belum memberikan konfirmasinya mengenai rumor dua produk high-end tersebut.Setelah lama dinanti, Sony akhirnya merilis update sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean. Hanya, pembaruan sistem operasi ini baru diluncurkan untuk dua seri Xperia saja, yaitu Xperia Z1 dan Z Ultra.Sekadar informasi, pembaruan sistem operasi Android itu akan berbeda di setiap negara, tergantung pada kebijakan regional dan perusahaan yang membawanya.Hingga berita ini dinaikkan, menurut pengalaman KompasTekno, update tersebut belum juga hadir di Indonesia. Dalam update Android 4.3 ini, Sony menghadirkan beberapa peningkatan dan juga fitur-fitur baru. Beberapa di antaranya, Sony memperbarui aplikasi native, seperti Messaging, MyXperia, TrackID, dan Walkman.Dari segi tampilan, perusahaan asal Jepang ini menghadirkan tampilan antarmuka baru yang dinamakan Xperia Themes di Android 4.3.Selain itu, Sony meningkatkan fitur solusi enterprise di perangkat ini melalui sebuah fitur yang dinamakan Xperia in Business.Khusus untuk Xperia Z Ultra, Sony menghadirkan aplikasi kamera Smart Social Camera, aplikasi yang tadinya hanya menghiasi Xperia Z1. Aplikasi tersebut mengizinkan pengguna untuk mengunggah video secara streaming untuk ditonton oleh orang lain melalui situs jejaring Facebook.Setelah Xperia Z1 dan Z Ultra, apakah Xperia seri lain akan mendapatkan update ini? Dalam blog resminya, Sony Mobile mengungkapkan bahwa Xperia seri tertentu akan mendapatkan update tersebut.Ponsel-ponsel yang direncanakan untuk kebagian sistem operasi ini adalah Xperia Z, Xperia ZL, Xperia ZR, Xperia Tablet Z, dan Xpera ZR.Sayangnya, perusahaan asal Jepang itu tidak menyebutkan secara pasti, kapan update Android 4.3 akan hadir di produk-produk tersebut.Microsoft masih memiliki sedikit rekanan untuk mengembangkan platform Windows Phone. Karena itu, Microsoft berencana untuk mengembangkan ekosistem tersebut dengan melakukan pendekatan kepada Sony. Selama ini, divisi mobile Sony telah menjalin kerja sama erat dengan Android milik Google, selama hampir empat tahun. Dikutip dari The Information, Kamis (2/1/2014), Sony diperkirakan bakal merilis smartphone Windows Phone pada pertengahan 2014 nanti.Bahkan, menurut Engadget, Sony kemungkinan akan menggunakan merek Vaio dalam lini smartphone Windows Phone-nya.Jika benar, maka Sony akan memiliki dua brand untuk produk smartphone-nya, yaitu Xperia yang menggunakan Android dan Vaio dengan sistem operasi Windows Phone.Bagi Sony, smartphone baru tersebut juga bisa dijadikan kendaraan untuk memopulerkan layanan miliknya, yaitu Music Unlimited dan Video Unlimited.Belum ada kepastian tentang kabar kerja sama ini. Namun, pihak Sony mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya akan terus membantu Windows jika sewaktu-waktu dibutuhkan.Kedua pihak dikabarkan telah melakukan pembicaraan cukup lama. Sony mendapat jatah untuk mengembangkan desain dan prototipe perangkat.Namun, kerja sama tersebut bisa jadi gagal jika Microsoft dan Sony tidak menemui kesepakatan dalam hal biaya lisensi, software preloaded, dan hal-hal teknis lainnya.Untuk menarik minat pembuat smartphone lainnya, Microsoft juga berencana menghilangkan biaya lisensi software sistem operasi mereka, layaknya Android.Selama ini pemain di arena Windows Phone dikuasai oleh Nokia Lumia. Namun, hal tersebut dikarenakan kondisi pasar yang tidak kompetitif. KelebihanSony XperiaTipoKarena itu, Microsoft perlu menjalin kerja sama dengan vendor-vendor smartphone besar untuk memopulerkan Windows Phone.Selain Sony, Microsoft juga melakukan pendekatan terhadap pabrikan China, ZTE, untuk membuat perangkat low-end yang akan dipasarkan di AS, China, dan Eropa.

Posted by: sulaiiman at 10:41 AM | No Comments | Add Comment
Post contains 682 words, total size 6 kb.

Kumpulan berita Gadget Nokia, HTC, LG

Kehadiran smartphone Nokia berbasis Android semakin dekat. Berbagai rumor dan bocoran informasi seperti foto, spesifikasi, hasil pengujian, dan tampilan antarmukanya bergantian bermunculan.Dari rumor-rumor tersebut yang paling mengundang pertanyaan adalah apakah Nokia X atau Normandy akan mengusung tampilan seperti Android dan menggunakan layanan-layanan milik Google, seperti Play Store dan Maps.Menurut sumber KompasTekno yang telah melihat langsung perangkat tersebut di Jakarta, Normandy tidak benar-benar mengusung tampilan Android layaknya ponsel-ponsel Android yang telah beredar.Tampilan ponsel Android Nokia akan mengadopsi tampilan "Metro" ala Windows Phone. Desain Metro memang identik dan menjadi ciri khas sistem operasi Windows 8 dan Windows Phone yang dikembangkan Microsoft. Metro mengacu kepada gaya kotak-kotak.Meski demikian, tampilan Metro di Normandy tersebut hanya muncul sebagai tampilan Home Screen, bila digeser ke bawah akan muncul tampilan icon-icon khas Android.Nokia Normandy memang akan menggunakan Android 4.4 Kitkat yang telah dimodifikasi, sehingga Nokia dapat bebas memodifikasi tampilan antarmukanya.

Dengan kebebasannya itu, Nokia memodifikasi antarmuka Android pada Normandy agar semirip mungkin dengan Windows Phone, sistem operasi yang digunakan pada seri Lumia. Dengan cara ini, Nokia tidak akan kehilangan ciri khas pada perangkatnya, meskipun menggunakan Android.Tanpa layanan Google?Selain tampilan, Nokia pun memilih memakai layanan buatannya sendiri ketimbang memakai produk Google, seperti Gmail, Google Maps, Google Search, dan toko aplikasi Android Play Store.Masih menurut sumber tepercaya KompasTekno, Nokia dipastikan menanggalkan layanan Google Play Store dan aplikasi Google Maps.Sebagai pengganti Play Store, aplikasi-aplikasi Android dapat diunduh dari Nokia Store. Toko aplikasi Nokia tersebut nantinya akan dimasukkan berbagai aplikasi-aplikasi Android populer.Tak seperti Play Store yang terlalu "bebas", aplikasi Android di Nokia Store disebutkan akan melalui proses penyaringan yang ketat untuk mencegah masuknya malware dan aplikasi sampah.Untuk aplikasi pengganti Google Maps, Normandy akan dibekali aplikasi peta andalan Nokia, Here yang kemampuannya dinilai lebih baik dari besutan Google.Sementara, untuk layanan e-mail dan fitur mesin pencari, Normandy kemungkinan akan mengedepankan produk Microsoft sebagai pemilik baru Nokia. Gmail bisa jadi akan jadi prioritas kedua setelah Outlook dan Bing akan menjadi mesin pencari utama ketimbang mesin pencari Google.Nokia Normandy disebutkan memiliki layar 4 inci dengan resolusi FWVGA (850x480), prosesor dual-core Snapdragon 200 berkecepatan 1 GHz, RAM 512MB, dual-SIM, dan kamera 5 megapiksel.Ponsel Android Nokia ini seperti diketahui sudah "mendarat" di Indonesia. Nokia diam-diam telah mengajukan permohonan sertifikasi Nokia Normandy di Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.Normandy kemungkinan akan diluncurkan Nokia dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, akhir Februari mendatang. Untuk harga, Normandy kemungkinan akan dibanderol dengan harga pada kisaran Rp 1,5 juta.Menanjaknya popularitas smartphone telah mendorong produsen kamera terus berinovasi agar bisa bersaing dengan gadget mobile yang semakin menjadi alat favorit pengguna untuk menjepret foto itu. Sejumlah perangkat baru yang menggabungkan fungsi kamera dan smartphone pun bermunculan.Konvergensi itu, misalnya, bisa dilihat pada kamera saku Nikon CoolPix 8c serta Samsung Galaxy Camera yang menanamkan sistem operasi Android di perangkat kamera, juga modul lensa CyberShot seri QX dari Sony yang didesain untuk dipakai melalui gadget mobile.Canon, salah satu produsen kamera terbesar asal Jepang yang selama ini menikmati dominasi di industri kamera, pun tak luput dari "goyangan" smartphone. Hal ini terutama dirasakan di segmen kamera saku yang bersinggungan langsung dengan gadget mobile baik dari segi harga maupun fungsi.Akan tetapi, pabrikan ini rupanya memiliki pandangan tersendiri mengenai tren mobile yang belakangan mengemuka. "Kami harus mempelajari lebih dalam lagi soal kemungkinan membuat kamera dengan OS Android, meneliti apakah itu hal yang baik buat kami," ujar General Manager grup kamera saku Canon Hiroyuki Kasuga, ketika ditemui Oik Yusuf dari KompasTekno di kantor pusat Canon di Tokyo, Jepang, Rabu (12/2/2014) lalu.Untuk sekarang, Canon merasa belum perlu membuat produk semacam CoolPix 8c ataupun Galaxy Camera. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Kasuga, sederhana saja, berkaitan dengan populasi smartphone yang sudah meledak belakangan ini."Soalnya, sudah banyak sekali konsumen yang punya smartphone. Saya pikir produsen kamera sebenarnya tak perlu membuat produk serupa (kamera Android)," jawab Kasuga menanggapi pertanyaan wartawan.Menurut Kasuga, sekarang ini adalah masanya setiap orang memiliki sebuah smartphone. Lantaran itu pihaknya tak berusaha membuat perangkat yang terlalu mirip dengan smartphone untuk bersaing langsung.Sebaliknya, Canon menekankan strategi kamera sebagai pendamping smartphone, untuk digunakan bersama-sama dengan gadget mobile itu. Caranya adalah dengan memperluas implementasi fitur konektivitas macam WiFi di jajaran kamera-kameranya, agar pengguna dapat dengan mudah menghubungkan kamera dengan smartphone dan melakukan hal-hal seperti upload foto ke jejaring sosial.Konektivitas WiFi memang merupakan fitur yang wajib hadir pada kamera digital di dekade ke dua abad 21. Di lini produk Canon, fitur ini tak hanya ditemukan di segmen consumer seperti kamera saku dan DSLR entry-level, melainkan juga telah menyentuh level enthusiast/ semi-pro seperti pada EOS 70D dan 6D. Canon sendiri bukannya sama sekali tak mau menghadirkan teknologi smartphone pada kamera digital. Sebaliknya, produsen ini justru telah mulai menerapkan fitur-fitur ala smartphone di beberapa model kamera saku. Contohnya seperti PowerShot N100 yang dilengkapi dua kamera (salah satunya menghadap ke arah pengguna) untuk memudahkan foto selfie.HTC tidak melupakan pasar kelas menengah di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan dirilisnya Desire 300 untuk pasar Tanah Air.Beberapa waktu belakangan ini, HTC memang cukup rajin dalam merilis smartphone kelas atas. Terhitung sejak awal tahun 2013, perusahaan asal Taiwan ini telah menghadirkan perangkat bernama One, One Mini, dan One Max. Semua perangkat tersebut dibanderol dengan harga di atas Rp 5 juta.HTC Desire 300 sendiri memang tidak dipersenjatai dengan spesifikasi yang terlalu tinggi. Akan tetapi, ia sudah dilengkapi dengan fitur-fitur yang ada di keluarga One.Salah satunya adalah fitur BlinkFeed. Fitur tersebut menampilkan berbagai macam update dari sejumlah penyalur konten, termasuk situs berita dan jejaring sosial semacam Facebook, dan Twitter."Sekarang, kami tidak hanya mengubah pandangan orang terhadap pasar kelas menengah dan kelas entri, tapi kami membuat standar baru dengan perangkat dan fitur premium," kata Peter Chou, CEO HTC Corporation dalam keterangan pers yang diterima KompasTekno.Dari segi spesifikasi, HTC Desire 300 dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon S4 1 GHz dual-core, RAM 512 MB, media penyimpanan internal 4 GB, kamera belakang 5 megapiksel, baterai 1.650 mAh, dan berjalan di sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean.Perangkat ini dilengkapi dengan layar berukuran 4,3 inci yang mampu mendukung resolusi 480 x 800 piksel.HTC Desire 300 saat ini sudah tersedia di Indonesia dengan pilihan warna hitam dan putih. Produk tersebut dijual dengan harga Rp2.599.000.Performa penjualan smartphone HTC diramalkan akan menurun dalam empat bulan ke depan. Dalam kuartal pertama 2014, firma sekuritas UBS meramalkan perusahaan Taiwan tersebut akan merugi.Dalam risetnya yang dimuat di situs Phone Arena (7/2/2014), UBS menyebut penjualan HTC akan turun 18,6 persen dibanding kuartal empat 2013, dan 18,4 persen dibanding kuartal pertama tahun lalu.Untuk mengantisipasi hal tersebut terus terjadi di tahun mendatang, HTC berencana fokus membuat smartphone dengan harga yang lebih terjangkau, dan bersaing di pasar menengah ke bawah.Strategi tersebut diungkapkan langsung oleh Co-Founder dan Chairwoman HTC, Cher Wang. Menurutnya, di masa depan HTC akan lebih banyak menjual perangkat smartphone seharga 150 hingga 300 dollar AS, baik di pasar negara maju ataupun berkembang.Walau demikian, HTC tidak meninggalkan segmen premium begitu saja. Wang mengatakan HTC saat ini sedang menyiapkan penerus HTC One, yang diberi nama sandi HTC M8. Menurut Wang, M8 akan dijual dengan kisaran harga 600 dollar AS.Dengan strategi kombinasi bermain di dua pasar sekaligus, Wang mengibaratkan kinerja HTC akan seperti mesin dengan silinder yang lebih banyak. Wang berharap agar tingginya penjualan perangkat smartphone murah bisa menutupi keuntungan kecil yang diraup model premium perusahaan.Saat ini, dari 51 model smartphone yang terdaftar di China, hanya ada dua model smartphone yang dibanderol di bawah 150 dollar AS, sementara 21 model dibanderol 500 dollar AS.Menurut analis dari KGI Securities yang berbasis di Taiwan, tren smartphone tahun ini adalah smartphone dengan harga murah dan spesifikasi tinggi. HTC juga disarankan melakukan kampanye agresif di luar target pasar mereka, yaitu pengguna yang telah melek teknologi dengan rentang usia 20-30 tahun.Setelah mengumumkan seri G Pro 2, pabrikan smartphone Korea, LG akan menjadi pusat perhatian di ajang pameran industri mobile terbesar di dunia, Mobile World Congress yang akan diselenggarakan akhir Februari 2014.Pasalnya, di ajang tahunan tersebut LG akan menampilkan smartphone generasi ketiga dari lini L Series. Apa kehebatannya? Dengan meluncurkan L Series terbaru, LG menjadi vendor pertama yang membuat smartphone mid-/low-end yang dibekali dengan OS terbaru, Android KitKat.L Series yang akan diluncurkan LG adalah seri L40, L70, dan L90, yang mengusung ukuran layar beragam, dari 4,5 hingga 4,7 inci. Semua lini L Series terbaru LG dibekali dengan prosesor dual core 1,2 GHz, RAM 1 GB, dan penyimpanan internal 4GB/8GB.DIkutip dari The Next Web (17/2/2014), smartphone kelas menengah-kebawah buatan LG ini ditujukan bagi pasar di negara-negara berkembang, karena itu LG tidak menyertakan dukungan koneksi LTE.Yang menarik, LG LSeries terbaru juga akan dilengkapi dengan apa yang dinamakan LG dengan smart cover (Quick Window). Selain berfungsi untuk melindungi smartphone dari goresan atau benturan, cover yang transparan ini memungkinkan pengguna melihat informasi di layar tanpa harus membuka penutupnya.LG belum mengumumkan berapa harga masing-masing perangkat.L series generasi ketiga diluncurkan LG untuk bersaing dengan smartphone-smartphone mid end buatan Lenovo dan Huawei. Berdasar riset Gartner, di kuartal 4 2013 lalu, LG menjadi vendor terbesar keempat dengan pangsa pasar 4,5 persen, sementara Lenovo 4,6 persen.Huawei, di periode yang sama memiliki pangsa pasar 4,8 persen. Gartner mengatakan bahwa penjualan smartphone Huawei meningkat 85 persen di kuartal empat 2013 dan menempati posisi tiga.

Posted by: sulaiiman at 10:36 AM | No Comments | Add Comment
Post contains 1569 words, total size 13 kb.

<< Page 5 of 5 >>
74kb generated in CPU 0.0249, elapsed 0.0736 seconds.
31 queries taking 0.0552 seconds, 62 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.