February 20, 2014
Menjajal Tablet Andromax Tab 8 Inci
Smartfren ikut meramaikan pasar tablet Android berukuran 8 inci. Operator seluler yang mengusung teknologi CDMA itu akan merilis Andromax Tab 8.0.Secara fisik, tablet terbaru ini hadir dengan warna hitam. Layarnya diapit dengan bingkai yang tebal. Bingkai atas dan bawahnya lebih tebal dari bingkai kanan dan kiri. Di bagian bawah, terdapat dua komponen speaker berwarna abu-abu.Secara keseluruhan, ukuran tablet ini tergolong besar. Anda harus menggenggamnya dengan dua tangan jika ingin bernavigasi dengan nyaman.
Terdapat kamera depan dan kamera belakang. Tablet ini juga disertai dengan port HDMI untuk terkoneksi dengan televisi ataupun komputerSmartfren belum mengungkap spesfikasi lengkap Andromax Tab 8.0. Hingga saat ini, spesfikasi yang diketahui barulah komponen prosesornya saja, yang memakai prosesor jenis dual-core kecepatan 1,2GHz ARM Cortex A-9.Seperti produk Smartfren pada umumnya, perusahaan akan menjual Andromax Tab 8.0 dengan harga terjangkau. Tablet ini diharapkan hadir pada bulan Oktober 2013.Operator seluler Axis sejak akhir Mei lalu memulai penataan ulang kanal 3G di frekuensi 2.100 MHz, sebagaimana diatur Kementerian Komunikasi dan Informatika. Axis menemukan jaringannya di Bali dan Lombok terinterferensi oleh sinyal Smart Telecom.Interferensi terjadi karena perbedaan teknologi Personal Communication System (PCS) 1900 yang digunakan pada jaringan CDMA Smart Telecom dan teknologi Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) yang dipakai lima operator GSM, yakni Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, dan Axis.Menurut General Manager Technology Strategy Axis Deden Machdi, interferensi menyebabkan gangguan pada layanan seluler dan data (internet). Kekuatan sinyal yang ditampilkan di ponsel memang penuh, namun pelanggan sulit melakukan panggilan telepon, mengirim SMS, sampai berselancar internet."BTS seperti orang tuli yang tidak bisa mendengar perintah dari handset," jelas Deden dalam diskusi terbatas di Jakarta, Jumat (14/6/2013).
Pihak Axis telah melaporkan interferensi ini kepada regulator. Dari 184 BTS 3G yang dimiliki Axis di Bali dan Lombok, sekitar 40 persen di antaranya terkena interferensi. Sementara itu, jumlah pelanggan Axis di kawasan tersebut berkisar 500.000.Dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 19 Tahun 2013 tentang tata ulang blok 3G, disebutkan, antara operator seluler terkait dan pemerintah harus berkoordinasi untuk menghilangkan interferensi.Operator penyelenggara PCS 1900 harus memenuhi batas emisi spektrum agar tidak mengganggu sinyal operator penyelenggara UMTS. Caranya, bisa dengan mengatur posisi radio, menurunkan daya, sampai memasang filter. Jika masih terjadi interferensi, maka pihak Axis juga akan memasang filter."Kita berharap semua pemangku kepentingan melakukan langkah-langkah yang diatur di PM 19 Tahun 2013. Gerakan kami juga bergantung dengan pihak yang terkait. Jika ada satu pihak saja yang tidak patuh, rencana yang sudah diprogram bisa mundur," ujar Deden.Seperti telah disepakati, Axis menjadi operator seluler pertama yang memindahkan kanal 3G-nya dari blok 2 dan 3 menjadi ke blok 11 dan 12, prosesnya berlangsung dari 31 Mei sampai 28 Juli 2013. Kedua blok ini disebut sebagai blok paling kotor karena paling banyak terkena interferensi.Axis mengklaim telah memindahkan kanal 3G-nya untuk kawasan Sumatera Barat dan Kepulauan Riau. Setelah Bali dan Lombok rampung, perusahaan mulai mengerjakan pemindahan kanal 3G di pulau Jawa.
Setelah Axis, giliran Tri yang harus pindahan. Dari blok 6, Tri harus memindahkan kanal 3G ke blok 2. Kemudian Indosat yang sebelumnya menempati blok 8 harus pindah ke blok 6.Setelah itu, barulah Telkomsel dan XL Axiata bisa menempatkan kanal 3G ketiganya dari hasil seleksi pada Februari lalu. Kanal 3G ketiga Telkomsel akan ditempatkan ke blok 3, sementara XL menempatkan kanal 3G barunya ke blok 8.Posisi blok kanal 3G dimiliki lima operator seluler tersebut bakal disusun berdamping, agar layanan data (internet) bisa lebih optimal. Berikut adalah susunan blok 3G di frekuensi 2.100MHz. KelebihanSony XperiaE C1505Dengan ini, Tri akan menempati blok 1 dan 2; Telkomsel di 3, 4, dan 5; Indosat menempati 6 dan 7; XL di blok 8, 9, dan 10; sementara Axis berada di 11 dan 12. Indosat, Axis dan Tri, masing-masing memiliki alokasi pita frekuensi 10MHz, sementara Telkomsel dan XL masing-masing punya 15MHz.
Comments are disabled.
Post is locked.
Posted by: sulaiiman at
12:13 AM
| No Comments
| Add Comment
Post contains 632 words, total size 5 kb.
11kb generated in CPU 0.014, elapsed 0.0412 seconds.
32 queries taking 0.0324 seconds, 48 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.
32 queries taking 0.0324 seconds, 48 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.








