October 27, 2014

Cara Membuat Ponsel BlackBerry Hemat daya Baterai

Bukan satu hal yang aneh lagi apabila banyak sekali pengguna perangkat mobile besutan BlackBerry yang mengeluhkan lemahnya daya tahan baterai produk tersebut. Mayoritas tuduhan yang sering dilakukan oleh pengguna adalah terdapatnya fasilitas BlackBerry Messenger (BBM) pada perangkat yang terus mencari update mengakibatkan baterai di dalamnya menjadi terkuras. Berikut ini adalah beberapa informasi dan pemahaman sekaligus cara singkat yang dapat digunakan untuk tanggulangi boros baterai pada produk mobile besutan BlackBerry. Tema Blackberry Terbaru

Layar adalah bagian dari perangkat yang mengonsumi banyak sekali daya baterai. Oleh karenanya diharapkan untuk mengatur tingkat keredupan layar agar konsumsi baterai tidak terlalu tinggi. Backlight juga dapat diatur waktu matinya karena lampu yang menyala di balik layar ini juga menguras baterai. Usahakan mengaturnya agar dapat mati otomatis ketika 30 detik perangkat tidak aktif. Anda juga perlu mematikan Background App Refresh yang sering mer-refresh konten di dalam perangkat walaupun sedang tidak digunakan. Untuk itu, Anda dapat menonaktifkan fitur ini untuk menghemat baterai.

Mematikan Wi-Fi juga merupakan langkah yang tepat karena perangkat memerlukan sokongan banyak tenaga ketika sedang mencari sinyal Wi-Fi di sekitarnya. Apabila Anda sedang tidak menggunakannya, Anda juga dapat mematikan beberapa fasilitas seperti Bluetooth LTE dan NFC. Matikan vibrasi pada perangkat karena sebenarnya fasilitas satu ini tidak begitu dibutuhkan namun justru apabila dalam keadaan aktif maka akan membutuhkan daya baterai yang tidak sedikit.

Apa masalah pada BlackBerry Anda? Sebelum menghabiskan uang reparasi, cobalah untuk terlebih dulu memperbaikinya sendiri. Hitung-hitung, mungkin Anda dapat menghemat uang dan waktu, tanpa harus membawa smartphone kesayangan Anda tersebut ke tempat reparasi, meninggalkannya dengan perasaan tak enak, kemudian repot-repot menjemputnya kembali. Yakinlah, selama kerusakan bukan berupa suatu hardware yang harus diganti, apa yang dilakukan si teknisi di sana juga dapat kita lakukan sendiri di rumah.

Pengecekan sederhana Beberapa gangguan pada smartphone BlackBerry bisa saja disebabkan oleh masalah yang sebenarnya sederhana, yaitu kerusakan kartu SIM, kartu memori, dan baterai. Dan berikut kita akan mempelajari beberapa cara untuk mengeceknya. Untuk memastikan kartu SIM dalam kondisi baik atau tidak, cobalah cabut baterai beserta kartu SIM Anda, kemudian pasang kembali kartu SIM tersebut, atau ganti kartu yang lain, kemudian lakukan booting dengan memasang kembali baterai. Bila ternyata kartu SIM memang bermasalah, cobalah hubungi operator untuk mengganti kartu baru, dengan nomor yang tentunya tetap sama.

Jika setelah Anda mengetes kartu SIM dan masalah bukan disebabkan oleh hal tersebut, step kedua adalah cabut baterai dan kartu memori Anda, kemudian pasangkan kembali baterai dan biarkan perangkat melakukan booting tanpa kartu memori. Dalam beberapa kasus, masalah disebabkan kerusakan kartu memori. Ciri-ciri yang paling sederhana ialah hilangnya sejumlah file atau data. Namun, ada kalanya juga kartu tersebut bukan rusak, tetapi cukup dipasang ulang.

Jika setelah melakukan pengecekan kartu memori masalah tetap tak kunjung selesai, selanjutnya adalah mengecek baterai. Ciri-ciri kerusakan baterai kadang dikenali dengan perangkat yang enggan melakukan booting sekalipun baterai telah dipasang secara benar. Bila memungkinkan, cobalah memasang baterai lain yang juga dikhususkan untuk tipe BlackBerry yang sama.

Ada dua kemungkinan jika memang masalah perangkat Anda disebabkan oleh baterai. Pertama yang paling tak diharapkan baterai telah rusak dan perlu diganti. Kedua, baterai dalam kondisi sangat kosong, bahkan pengisian daya secara normal tak mampu mengembalikan kondisi baterai. Tema Blackberry

Jika kasus yang dijumpai adalah baterai kosong, lakukanlah pengisian ulang daya dengan bantuan komputer. Siapkan kabel USB (kabel data). Bukan berarti Anda cukup langsung mencoloknya begitu saja. Kita perlu melakukannya dengan sedikit cara yang berbeda. Pastikan komputer Anda telah terinstal software Desktop Manager. Software ini dapat diunduh secara cuma-cuma melalui situs resmi BlackBerry atau di dalam CD yang menyertai perangkat Anda saat baru dibeli (jika ada).

Selanjutnya lepaskanlah baterai, kartu memori, dan kartu SIM, baru kemudian hubungkan perangkat pada komputer dengan kondisi casing belakang terbuka. Hati-hati, jangan menyentuh bagian-bagian dalam perangkat yang terbuat dari besi, terkadang akan menimbulkan sengatan listrik, meskipun tak tergolong terlalu berbahaya atau berakibat hal-hal yang tak diinginkan. Perhatikan layar perangkat, setelah Anda menemukan logo baterai yang disilang, barulah pasang kembali baterai tanpa melepas sambungan kabel USB.

Biarkan komputer Anda membantu melakukan pengisian daya selama beberapa menit, hingga perangkat melakukan booting sendiri, baru kemudian lepaskan sambungan kabel data dan segeralah melakukan pengisian daya secara normal seperti biasa. Tema Blackberry Lucu

Satu hal yang perlu diingat, meskipun kondisi baterai kosong dapat diatasi dengan bantuan komputer, bukan berarti Anda boleh selalu menguras baterai perangkat tersebut hingga kosong, karena kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan permanen pada baterai. Standar-nya pengisian baterai harus segera dilakukan apabila indikator baterai telah berada di antara 30% sampai 15%.

Menghapus aplikasi bermasalah melalui Safe Mode Dalam kondisi tertentu, masalah pada BlackBerry bisa saja disebabkan oleh kesalahan tindakan penginstalasian aplikasi. Sebuah contoh kasus yang lumayan sering terjadi, pengguna menginstalkan aplikasi pengunci layar untuk BlackBerry layar sentuh, padahal BlackBerry-nya bukan BlackBerry layar sentuh. Akibatnya, perangkat itu menjadi terkunci, tak dapat dimatikan, dan kunci layar juga tak dapat dibuka, karena untuk membuka kunci itu harus menggunakan cara sentuh. Tema bb

Selain kasus aplikasi pengunci layar, mungkin saja terkadang kita juga menjumpai masalah setelah menginstalkan aplikasi-aplikasi tertentu, di mana bahkan kita juga tak dapat menghapusnya dengan cara biasa. Untuk itu, kita dapat mengandalkan Safe Mode dari BlackBerry. Benar, sama seperti komputer yang memiliki Safe Mode, BlackBerry juga memiliki Safe Mode, meskipun tak banyak di antara kita yang pernah mendengar hal itu.

Sedikit penjelasan tentang Safe Mode. Safe Mode merupakan suatu fitur dari OS (Operating System) yang memungkinkan kita untuk menjalankan perangkat dalam kondisi tampilan serta sebagian fitur yang dinonaktifkan. Pada Safe Mode, aplikasi dari pihak ketiga tak akan berfungsi, sehingga jika benar adanya gangguan yang disebabkan oleh aplikasi pihak ketiga, gangguan itu tak akan berpengaruh pada Safe Mode.

Untuk masuk ke Safe Mode, lepaskan baterai dan tunggulah sekitar 30 detik, baru kemudian pasangkan kembali baterai. Biarkan casing belakang tetap terbuka, karena begitu baterai terpasang, Anda harus segera memerhatikan lampu indikator di depan. Ketika lampu itu menyalakan warna merah, segeralah menahan tombol fisik escape (back) hingga proses booting selesai.

Anda akan mendapat pemberitahuan pada layar yang berbunyi, Your device is currently in Safe Mode. Your devise starts in Safe Mode if you hold the Escape key during startup. To remain in Safe Mode, click OK. To exit Safe Mode, click Reset. Pilihlah Ok dan Anda akan tetap berada pada Safe Mode. Dari sini, kemudian segeralah mencari dan menghapus aplikasi yang bermasalah. Jika sudah selesai, lakukanlah reboot sekali lagi dengan memasang ulang baterai, agar dapat kembali pada tampilan normal.

Error pada OS Apabila dengan metode menghapus aplikasi melalui Safe Mode tetap tak menyelesaikan masalah, kemungkinan terburuk-selain kerusakan hardware-yang paling tak diharapkan ialah terjadinya error atau kerusakan pada Operating System BlackBerry. Kita dapat mengibaratkan OS sebagai jiwa dari manusia, di mana kita tentu mustahil berlaku secara normal, apabila OS kita sebagai manusia mengalami gangguan. Butuh penanganan yang baik untuk mengatasi masalah pada OS!

Lupakanlah cara untuk memperbaiki OS, jika tak ingin masalah terus berulang terjadi. Cara terbaik hanyalah menginstal ulang OS tersebut. Namun-sayangnya-disebabkan berbagai faktor kerusakan yang cukup bervariasi, risiko bila Anda salah menerapkannya, serta keterbatasan ruang dan juga kurang mendukungnya tutorial ini ditulis dengan dukungan step by step gambar pada media koran, penulis rasa tutorial ini cukup sampai di sini.

Posted by: sulaiiman at 01:41 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 1172 words, total size 9 kb.

Comments are disabled.
16kb generated in CPU 0.0758, elapsed 0.1127 seconds.
33 queries taking 0.0972 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.