February 20, 2014

Insiden Samsung Galaxy S4

Awal Desember lalu, smartphone Galaxy S4 milik Richard Wygand tiba-tiba terbakar di bagian port micro USB saat sedang diisi baterainya pada malam hari. Beruntung, si pemilik yang sedang tidur terbangun tepat waktu karena mencium asap dan sempat mencabut ponsel yang bersangkutan sebelum api membesar.Wygand kemudian menggunggah video di YouTube, menggunakan akun Ghostlyrich, yang berisi penjelasan tentang kejadian tersebut. Nah, sebagaimana dilaporkan oleh IBTimes, video tersebut rupanya mengundang perhatian dan membuat gerah pihak Samsung.

Raksasa elektronik itu kemudian mengirim Wygand surat penawaran ganti rugi dengan satu syarat: dia dilarang menyebarluaskan kabar soal Galaxy S4 miliknya yang terbakar. Video YouTube yang telah diunggah pun diminta untuk ditarik kembali.Alih-alih menuruti tawaran Samsung, Wygand memilih untuk memublikasikan isi surat yang bersangkutan melalui situs Pastebin dan video YouTube tambahan."Sebagai syarat mengganti ponsel dengan model yang sama, saya (Wygand) setuju menghapus YouTube di tautan https://www.youtube. com/watch?v=dc4duKuPrQ0 atau tautan-tautan lain atau pernyatan terkait permasalahan ini dan mulai sekarang tidak akan memublikasikan video atau pernyataan lain terkait permasalahan ini," bunyi penggalan surat dari Samsung itu. Ibarat mengipas api dalam sekam, surat tersebut malah berujung blunder bagi Samsung. Penawaran yang diajukan justru membuat perkara bertambah runyam. Sebelum pengiriman surat, video Wygand hanya dilihat sebanyak 45.000 kali. Setelah itu, hingga saat berita ini ditulis, angka tersebut telah membengkak menjadi 348.000.Adapun video Wygand membeberkan surat Samsung sudah menuai 678.000 view.Richard sendiri bukannya tak pernah meminta ganti perangkat atas yang masih berada dalam garansi itu. Dalam keterangan di video pertama, dia mengatakan malah di "pingpong" oleh pihak Samsung. Alhasil, dibuatlah video itu sebagai peringatan untuk pemilik Galaxy S4 lainnya. Kasus ponsel pintar terbakar dan meledak kembali terjadi. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa produk terbaru milik Samsung, Galaxy S4, milik seorang pria asal Hongkong.Meledaknya Galaxy S4 milik pria yang diketahui bernama Du ini disebut tidak memakan korban jiwa. Namun, apartemen miliknya hangus terbakar akibat jilatan api yang berasal dari perangkat miliknya tersebut.Menurut Du, ia sedang bermain sebuah game berjudul "Love Machine" di Galaxy S4, sebelum tiba-tiba perangkat miliknya meledak dan mulai terbakar. Du langsung melempar perangkat tersebut ke sofa dan akhirnya api mulai membakar seluruh ruangan yang ada di apartemen miliknya. Berikut foto petugas pemadam kebakaran yang sedang berjuang memadamkan api:Kelebihan KelemahanUntungnya, Du dan istrinya tidak terluka akibat kejadian ini. Sesaat sebelum api meluas, Du sudah berhasil melarikan diri.Menurut sebuah laporan dari situs The Register, Selasa (30/7/2013), Du mengaku menggunakan baterai dan charger resmi dari Samsung. Beberapa kasus meledaknya ponsel yang lalu selalu melibatkan charger atau baterai dari pihak ketiga/tidak resmi.Samsung GalaxyMasalah ini sudah diketahui oleh pihak Samsung Hongkong. Mereka pun berjanji untuk segera melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.Mega 5.8 I9152Ini bukan kasus pertama meledaknya perangkat buatan Samsung. Sebelumnya, Samsung Galaxy S III milik seorang wanita 18 tahun asal Swiss, Fanny Schlatter, juga meledak. Penyebabnya sudah diketahui, ternyata ia menggunakan baterai bukan buatan Samsung atau perusahaan yang ditunjuk oleh Samsung.

Posted by: sulaiiman at 01:54 AM | No Comments | Add Comment
Post contains 490 words, total size 4 kb.

Comments are disabled. Post is locked.
11kb generated in CPU 0.0106, elapsed 0.0378 seconds.
33 queries taking 0.0307 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.