February 20, 2014

Samsung Baterai Jumbo Kalahkan Nokia

Samsung merilis produk baterai dengan kapasitas 3.000mAh yang didesain khusus untuk ponsel pintar Galaxy S III. Dengan kapasitas sebesar itu, umur Galaxy S III bisa lebih panjang.Samsung sebelumnya hanya memberi kapasitas 2.100mAh untuk ponsel bersistem operasi Android andalannya itu. Baterai baru berkapasitas 3.000mAh ini dijual dengan harga 65 dollar AS. Namun, belum diketahui kapan ia akan masuk Indonesia.

Jika Galaxy S III dipakai terus-menerus untuk membuka beragam aplikasi dan terkoneksi dengan 3G, baterai kapasitas 3.000mAh membuatnya tahan hingga satu hari penuh. Tapi jika digunakan secara normal, besar kemungkinan bisa bertahan 2 hari.Dalam paket pembelian baterai itu, Samsung memberi tambahan built-in chip NFC, dan penutup bagian belakang ponsel Galaxy S III. Salah satu "penyakit" ponsel pintar saat ini memang terletak pada baterai yang cepat habis. Ia terus mencari sinyal 3G untuk melayani pengguna bertelepon ria, berkirim pesan instan ataupun email. Belum lagi jika si pengguna getol main game dan membuka-tutup aplikasi.Empat belas tahun sudah Nokia memimpin pasar ponsel dunia. Namun, pada tahun 2012 ini, Nokia harus menyerahkan gelar tersebut kepada produsen ponsel asal Korea, Samsung. Pasar ponsel yang dikuasai Samsung ini mencakup semua jenis ponsel, baik feature phone maupun smartphone. Menurut hasil analisis dari lembaga survei IHS iSuppli, pada tahun 2012 ini, Nokia hanya berhasil menyumbang 24 persen dari pengiriman ponsel di seluruh dunia. Nilai tersebut secara signifikan turun dari angka 30 persen pada tahun 2011.Sedangkan Samsung, berkat produk ponsel Galaxy S3, berhasil naik ke posisi pertama dengan nilai 29 persen, meningkat 5 persen dari tahun 2011 yang lalu. Prestasi ini dapat dikatakan sangat istimewa bagi Samsung karena ini adalah pertama kalinya bagi perusahaan tersebut menduduki posisi pertama. Kelebihan Di posisi ketiga, terdapat Apple dengan nilai 10 persen, diikuti ZTE dan LG dengan nilai masing-masing sebesar 6 persen dan 4 persen.Selain memimpin pasar ponsel secara global, Samsung juga berhasil menjadi pemimpin pasaran ponsel pintar (smartphone). Pada tahun 2012 ini, Samsung berhasil menyumbang 28 persen ponsel pintar secara global, meningkat 8 persen dari tahun 2012.Di tempat kedua, Apple terus berupaya mengejar Samsung dengan perolehan angka 20 persen, hanya meningkat 1 persen dari tahun 2011.Uniknya, selisih poin antara Samsung dan Apple terlihat semakin menjauh pada tahun 2012 ini. Apabila tahun 2011 hanya ada perbedaan 1 persen, maka di tahun ini sudah ada perbedaan sebesar 8 persen. Kelemahan Menurut IHS, pengiriman smartphone dunia meningkat 35,5 persen pada tahun ini, sedangkan pengiriman ponsel hanya meningkat 1 persen. Dari angka tersebut bisa disimpulkan penetrasi dari smartphone pada tahun ini adalah sebesar 47 persen, meningkat dari 35 persen pada tahun 2011 yang lalu.Chief Strategy Officer Samsung Young Sohn, pemimpin Samsung dalam usahanya mengembangkan inovasi dan strategi secara global tersebut, adalah pengguna setia produk-produk Apple. Samsung Galaxy "Saya pikir kekuatan Apple bukan hanya terletak pada produknya, melainkan juga pada ekosistemnya yang disukai konsumen, seperti iCloud. Saya senang bahwa keluarga saya yang berada 6.000 mil jauhnya di Korea bisa senantiasa memantau jadwal berikut para kontak dan foto-foto saya. Ini membuat ketergantungan, tetapi arsitekturnya jelas hanya bisa dipakai Apple (proprietary)", ujar Young seperti dikutip dari Technology Review.Dia mengaku selalu menggunakan komputer Mac, smartphone iPhone, dan tablet iPad, di samping perangkat seri Galaxy milik perusahaannya sendiri."Galaxy Nexus adalah smartphone yang lebih baik, menurut saya. Layarnya lebih bagus, kinerjanya pun kencang, tetapi pada akhirnya ekosistemlah yang paling penting," kata Young.Menurutnya, masa depan teknologi terletak pada teknologi cloud, big data, ekosistem mobile, dan infrastruktur enterprise. Ke area-area itulah Young akan mengarahkan perusahaannya. Samsung meningkatkan investasi serta usaha riset dan development untuk menarik entrepreneur serta rekanan untuk membangun dan mendukung platform dan ekosistem Samsung. Premier I9260Sementara itu, barang-barang Apple bertebaran di rumahnya. Kala bekerja di kantor, Young memakai produk-produk Samsung. Adanya dua jenis sistem yang berbeda itu diakuinya sedikit membuat bingung."Saya harus mencari tahu bagaimana caranya menyinkronisasikan semua kontak dan jadwal saya di kedua sistem itu. Agak merepotkan, tapi ternyata bisa dilakukan," pungkas Young.Samsung Electronics adalah produsen perangkat mobile terbesar dengan angka penjualan 98 juta unit dan penguasaan pasar global 22,9 persen di kuartal ketiga 2012. Demikian menurut data dari Gartner.Namun, Samsung belum bisa berpuas diri. Di tengah ancaman dari pesaingnya, Apple, yang berniat memblokir impor produk-produknya di Amerika Serikat terkait tuntutan pelanggaran paten, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini berusaha mengubah citranya dari "pengikut" menjadi "inovator" dalam dunia consumer technology.Samsung pun menggiatkan investasi teknologinya, termasuk dengan mendirikan dua gedung riset dan pengembangan baru di Silicon Valley, Amerika Serikat, yang akan diawaki 2.000 orang karyawan.

Posted by: sulaiiman at 02:19 AM | No Comments | Add Comment
Post contains 742 words, total size 6 kb.

Comments are disabled. Post is locked.
13kb generated in CPU 0.0458, elapsed 0.0771 seconds.
33 queries taking 0.0678 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.