February 20, 2014
Samsung Tambahkan "Gadget" Layar Besar
Samsung memiliki banyak lini produk elektronik dalam bisnisnya, mulai dari pendingin ruangan, televisi, hingga peralatan rumah tangga. Dari sekian banyak produk Samsung, yang saat ini paling menguntungkan dan punya masa depan cerah adalah unit bisnis perangkat mobile.Di tahun 2014 ini, Samsung akan melanjutkan strateginya membanjiri pasar ponsel pintar dan tablet dengan beragam produk dan pilihan harga. Tak berhenti sampai di situ, Samsung juga akan menciptakan kategori tablet baru.
Direktur eksekutif Samsung, Hyunjoon Kim mengatakan, kategori tablet baru ini dibekali dengan resolusi layar yang tinggi. Pada Januari lalu, di pameran Consumer Electronics Show 2014, Samsung telah memperkenalkan produk Galaxy Note Pro 12,2 inci dan Galaxy Tab Pro 8,4 inci.
Dalam industri ponsel, perusahaan Korea Selatan ini juga akan meluncurkan ponsel pintar dengan layar besar, atau biasa disebut phablet, berukuran 5 sampai 6 inci."Samsung telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin di pasar ponsel pintar layar lebar, dimulai dengan Galaxy Note pada 2011," Hyunjoon saat jumpa pers laporan keuangan kuartal empat 2013.
Di hadapan para investor dan analis, Samsung meyakinkan bahwa masa depan perangkat mobile masih sangat kuat. Hal ini dibuktikan oleh pertumbuhan perangkat mobile yang begitu pesar, mengalahkan komputer pribadi (personal computer/PC).Google dan Samsung lebih memilih bekerja sama untuk urusan hak paten. Keduanya sepakat untuk melakukan lisensi silang hak paten global yang mereka miliki.Langkah ini bertolak belakang dengan yang dilakukan Apple atau Nokia, yang agresif jika berbicara soal hak paten teknologi.Seperti diberitakan Reuters, Minggu (26/1/2014), kesepakatan itu mencakup paten yang dimiliki saat ini oleh kedua perusahaan, serta paten yang diajukan dalam 10 tahun mendatang. Namun, keduanya tidak mengungkapkan biaya lisensi silang.Google dan Samsung mengatakan, kesepakatan itu "akan menimbulkan kerja sama yang lebih dalam pada penelitian dan pengembangan proyek saat ini dan masa depan."Kelebihan Kelemahan"Dengan bekerja sama dalam perjanjian seperti ini, perusahaan dapat mengurangi potensi litigasi dan fokus pada inovasi," kata Allen Lo, Wakil Penasihat Umum Urusan Paten Google.Walau demikian, Google dan Samsung tidak merinci paten apa saja yang akan digunakan oleh keduanya. Tiap-tiap pihak tetap memiliki paten yang dilindungi dan tidak dibagi dengan yang lain.Samsung Galaxy Seungho Ahn, Kepala Hak Kekayaan Intelektual Samsung, mengatakan, industri teknologi akan lebih mendapat banyak manfaat dari hasil kerja sama paten, ketimbang harus terlibat dalam sengketa paten yang tidak perlu.Google dan Samsung merupakan perusahaan yang sering menerima gugatan hukum hak paten. Kompetitor besar mereka, Apple, menggugat ponsel dan tablet keluarga Galaxy dari Samsung, serta sistem operasi Google Android, yang dinilai mencontek desain dan fitur iOS.Anak perusahaan Google yang memproduksi perangkat mobile, yaitu Motorola Mobility, juga menjadi incaran Apple untuk gugatan hak paten.Core Duos I8262Google dan Samsung memang masih memiliki agenda sendiri-sendiri yang terkadang saling bertentangan. Seperti platform Tizen yang dikembangkan Samsung yang sudah mendapat dukungan dari banyak vendor.Bagaimanapun, kerja sama ini diharapkan menjadi indikasi yang baik bagi dunia Android dan industri mobile secara umum. Ke depannya, diharapkan lebih banyak lagi yang melakukan kerja sama hak paten.
Comments are disabled.
Post is locked.
Posted by: sulaiiman at
02:00 AM
| No Comments
| Add Comment
Post contains 492 words, total size 4 kb.
11kb generated in CPU 0.1025, elapsed 0.1234 seconds.
33 queries taking 0.0947 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.
33 queries taking 0.0947 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.








