February 20, 2014
Sony Rilis Xperia Z1 Compact
Seperti produsen ponsel pintar Android pada umumnya, Sony ikut membuat varian ponsel andalan dengan ukuran yang lebih kecil. Hanya saja, Sony tidak menggunakan embel-embel nama Mini. Perusahaan Jepang ini memilih nama "Compact.â€Dalam pameran teknologi CES 2014 di Las Vegas, Amerika Serikat, Sony memperkenalkan ponsel pintar Xperia Z1 Compact. Ponsel ini mirip dengan kakaknya, Xperia Z1. Tetapi, ada sejumlah perubahan pada komponen layar, baterai, serta pilihan warna.
Xperia Z1 Compact dibekali layar 4,3 inci, lebih kecil dari Xperia Z1 yang memiliki layar 5 inci. Perbedaan lain juga terlihat pada resolusi layar. Jika Xperia Z1 mendukung full HD 1.080p, maka Xperia Z1 Compact hanya mendukung resolusi 720p.Seperti dikutip dari Engadget, kapasitas baterai Xperia Z1 Compact juga lebih kecil, yaitu 2.300 mAh, sementara kakaknya 3.000 mAh. Sementara untuk pilihan warna, ponsel ini tersedia dalam warna kuning, merah, silver, dan hitam.
Selebihnya, Xperia Z1 Compact punya spesifikasi teknis yang sama dengan Xperia Z1. Ia menggunakan prosesor quad-core Snapdragon 800 2,2GHz, sensor kamera utama 20MP, NFC, memori internal 16GB, slot MicroSD.Sementara untuk sistem operasi, Xperia Z1 Compact dibekali Android 4.3 (Jelly Bean).Xperia Z1 Compact juga menyandang standar militer IP58 untuk daya tahan terhadap air dan debu. Sony belum mengumumkan secara pasti harga ponsel ini, namun pemasarannya diharap mulai dilakukan pada Februari 2014.Kondisi yen yang sedang lemah dinilai Sony dapat meningkatkan pemasukan dalam negeri. Selain itu, unit bisnis baterai memiliki potensi bisnis besar karena permintaan atas produk konsumen Sony yang dibekali baterai lithium-ion menunjukan peningkatan, seperti kamera, konsol game portabel, dan perangkat mobile.Selama dua tahun terakhir, Sony telah membuat rencana strategis untuk unit bisnis baterainya, yang menjadi salah satu pelopor perkembangan teknologi baterai lithium-ion untuk komputer jinjing dan perangkat mobile.
Dalam beberapa tahun terakhir, unit bisnis baterai Sony berjuang melawan produsen Korea Selatan, China, dan Taiwan, yang berani menjual baterai lithium-ion dengan harga lebih murah.Pada awal 2013, ada kabar bahwa perusahaan patungan Nissan Motor dan NEC Corp tertarik membeli unit bisnis baterai Sony. Pemerintah Jepang coba menengahi rencana tersebut agar teknologi Sony tak jatuh ke perusahaan asing. KelebihanSony Xperia V LT25iNamun, menurut laporan media bisnis Nikkei asal Jepang dari sumber yang tak disebut namanya, pembicaraan itu akhirnya terhenti dan Sony memilih untuk mempertahankan unit bisnis baterai dan mengembangkannya sebagai bisnis inti.
Comments are disabled.
Post is locked.
Posted by: sulaiiman at
12:32 AM
| No Comments
| Add Comment
Post contains 386 words, total size 3 kb.
10kb generated in CPU 0.0534, elapsed 0.0764 seconds.
33 queries taking 0.065 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.
33 queries taking 0.065 seconds, 63 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.








